Fakta
Tentang “Pasir Hisap”
Pasir Hisap atau Pasir Penghisap
adalah : Koloid Hidrogel yang terdiri dari air, pasir dan tanah liat. Pasir
hisap biasanya terdapat disekitar sumber air seperti di pantai, sungai dan
rawa. Pasir hisap memiliki densitas 2gram/mililiter, sedangkan manusia memiliki
densitas 1gram/mililiter. Hal ini menyebabkan tubuh manusia yang terbenam
kepasir tidak akan mati kecuali jika kepalanya yang duluian terbenam.
Menurut hasil penelitian,
permukaan pasir hisap akan segera larut dengan cepat jika mengalami gangguan
gerak, pasir dipermukaan akan menjadi lembek dan pasir dibagian dalam akan
merosok kedalam dengan cepat. Gerakan perpindahan ini membuat benda yang
bergerak dipermukan pasir tenggelam kebawah, kemudian seiring dengan meningkatnya
kedalaman penenggelaman tersebut pasir yang jatuh kebawah melalui gerakan
perpindahan dari lapisan atas perlahan-lahan akan menyatu lalu akan menciptakan
endapan yang tebal sehingga akan membuat yang terperosok lebih jauh kedalam.
Orang yang terperosok kedalam
pasir hisap umumnya tidak bisa bergerak, kepadatan pasir yang meningkat
kemudian meningkat dibagian anggota tubuh bagian bawah yang terperosok tersebut
membentuk tekanan yang sangat besar pada tubuh membuat orang sangat sulit
mengeluarkan tenaga. Orang yang sangat besar sekalipun juga sulit dalam waktu
singkat bisa mengeluarkna orang yang terperosok dalam pasir hisap tersebut.
Para peneliti mengkalkulasi,
untuk mengeluarkan satu orang korban yang terperangkap dengan kecepatan
1cm/detik saja butuh kekuatan 100 ribu Newton atau kurang lebih setara dengan
kekuatan mengangkat sebuah mobil berukuran sedang kecuali dibantu dengan mobil
derek, akan sulit sekali mengeluarkan korban yang terperosok dalam waktu
singkat.
Hasil penelitian terkait juga menunjukkan
menurut hitungan kekuatan ini jika kita terpaksa menarik korban maka sebelum
pasir hisap mengeluarka korban yang terperangkap didalamnya, tubuh korban sudah
putus tertarik oleh kekuatan yang besar itu, resiko yang ditimbulkan menjadi
lebih berbahaya dibandingkan membiarkan korban didalam pasir hisap tersebut
untuk sementara waktu.
Bila terperosok dalam pasir
hisap, pada dasarnya manusia bisa mengapung dan hanya terhisap sampai pinggang.
Orang yang terjebak kedalam pasir hisap tidak akan hilang hingga lenyap dari
pandangan. Karena pasir hisap mengandung cairan yang sangat banyak memungkinkan
orang mengapung lebhi tinggi daripada di air. Akan tetapi ada faktor lain yang
menyebabka manusia tetap tenggelam lebih jauh kedalam, hal ini terjadi karena saat
orang terjebak masuk kedalam pasir hisap, orang tersebut biasanya panik dan
meronta-ronta kekanan kekiri mencari pegangan, hal itu justru memperparah
keadaan dan membuat orang itu cepat tenggelam
Menurut seorang ahli, cara untuk
terlepas dari pasir hisap adalah korban yang terperangkap harus mengerakkan
kedua kaki secara perlahan-lahan agar air semaksimal mungkin merembes masuk
kedaerah hampa, dengan begitu akan mengurangi tekanan badan sekaligus membuat
pasir perlahan-lahan menggembur. Yang penting lakukan gerakan yang cukup
tenang, tidak tegesa-gesa dan membawa diri kita kembali kepermukaan. (Sumber: SpotLite-Trans7)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar