Rabu, 27 Maret 2013

Pasir Hisap


Fakta Tentang “Pasir Hisap”

Pasir Hisap atau Pasir Penghisap adalah : Koloid Hidrogel yang terdiri dari air, pasir dan tanah liat. Pasir hisap biasanya terdapat disekitar sumber air seperti di pantai, sungai dan rawa. Pasir hisap memiliki densitas 2gram/mililiter, sedangkan manusia memiliki densitas 1gram/mililiter. Hal ini menyebabkan tubuh manusia yang terbenam kepasir tidak akan mati kecuali jika kepalanya yang duluian terbenam.

Menurut hasil penelitian, permukaan pasir hisap akan segera larut dengan cepat jika mengalami gangguan gerak, pasir dipermukaan akan menjadi lembek dan pasir dibagian dalam akan merosok kedalam dengan cepat. Gerakan perpindahan ini membuat benda yang bergerak dipermukan pasir tenggelam kebawah, kemudian seiring dengan meningkatnya kedalaman penenggelaman tersebut pasir yang jatuh kebawah melalui gerakan perpindahan dari lapisan atas perlahan-lahan akan menyatu lalu akan menciptakan endapan yang tebal sehingga akan membuat yang terperosok lebih jauh kedalam.

Orang yang terperosok kedalam pasir hisap umumnya tidak bisa bergerak, kepadatan pasir yang meningkat kemudian meningkat dibagian anggota tubuh bagian bawah yang terperosok tersebut membentuk tekanan yang sangat besar pada tubuh membuat orang sangat sulit mengeluarkan tenaga. Orang yang sangat besar sekalipun juga sulit dalam waktu singkat bisa mengeluarkna orang yang terperosok dalam pasir hisap tersebut.

Para peneliti mengkalkulasi, untuk mengeluarkan satu orang korban yang terperangkap dengan kecepatan 1cm/detik saja butuh kekuatan 100 ribu Newton atau kurang lebih setara dengan kekuatan mengangkat sebuah mobil berukuran sedang kecuali dibantu dengan mobil derek, akan sulit sekali mengeluarkan korban yang terperosok dalam waktu singkat.

Hasil penelitian terkait juga menunjukkan menurut hitungan kekuatan ini jika kita terpaksa menarik korban maka sebelum pasir hisap mengeluarka korban yang terperangkap didalamnya, tubuh korban sudah putus tertarik oleh kekuatan yang besar itu, resiko yang ditimbulkan menjadi lebih berbahaya dibandingkan membiarkan korban didalam pasir hisap tersebut untuk sementara waktu.

Bila terperosok dalam pasir hisap, pada dasarnya manusia bisa mengapung dan hanya terhisap sampai pinggang. Orang yang terjebak kedalam pasir hisap tidak akan hilang hingga lenyap dari pandangan. Karena pasir hisap mengandung cairan yang sangat banyak memungkinkan orang mengapung lebhi tinggi daripada di air. Akan tetapi ada faktor lain yang menyebabka manusia tetap tenggelam lebih jauh kedalam, hal ini terjadi karena saat orang terjebak masuk kedalam pasir hisap, orang tersebut biasanya panik dan meronta-ronta kekanan kekiri mencari pegangan, hal itu justru memperparah keadaan dan membuat orang itu cepat tenggelam

Menurut seorang ahli, cara untuk terlepas dari pasir hisap adalah korban yang terperangkap harus mengerakkan kedua kaki secara perlahan-lahan agar air semaksimal mungkin merembes masuk kedaerah hampa, dengan begitu akan mengurangi tekanan badan sekaligus membuat pasir perlahan-lahan menggembur. Yang penting lakukan gerakan yang cukup tenang, tidak tegesa-gesa dan membawa diri kita kembali kepermukaan. (Sumber: SpotLite-Trans7)
           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar